COMPLEATTHOUGHT.COM – Episode 90 sinetron Mencintai Ipar Sendiri yang tayang di RCTI kembali bikin suasana panas karena hubungan terlarang Hendar dan Shilla akhirnya terbongkar.
Momen ini langsung jadi titik paling emosional karena keluarga mereka tak lagi bisa menutup mata atas apa yang terjadi.
Meli yang mengetahui kebenaran tersebut terlihat sangat terpukul dan marah besar pada Hendar.
Darma pun ikut murka karena masalah ini bukan hanya soal rumah tangga, tapi juga menyangkut nama baik keluarga.
Perselingkuhan yang selama ini disembunyikan akhirnya terbuka di depan banyak orang dan membuat suasana makin tidak terkendali.
Adegan perselisihan mereka dipenuhi tangisan, kekecewaan, dan saling menyalahkan.
Di tengah kekacauan itu, Nila tidak tinggal diam dan mulai memikirkan cara untuk menyingkirkan Shilla dari lingkaran keluarga.
Sikapnya terlihat tenang di luar, namun sebenarnya ia sedang menyusun langkah yang cukup berani.
Konflik makin rumit ketika muncul masalah lain yang membuat keadaan semakin tegang dan penuh kecurigaan.
Hilangnya bukti penting dalam cerita membuat penonton ikut bertanya-tanya siapa yang sebenarnya bermain di balik layar.
Penonton yang sebagian besar dari kalangan orang tua ikut memberikan reaksi keras terhadap episode ini.
Banyak yang merasa kesal karena cerita perselingkuhan seperti ini dianggap terlalu menyakitkan dan dekat dengan realita kehidupan.
Di media sosial, komentar bernada geram dan kecewa cukup mendominasi setelah penayangan episode tersebut.
Ada yang menilai ceritanya terlalu berani, namun ada juga yang mengaku justru semakin penasaran dengan kelanjutannya.
Beberapa penonton dewasa mengatakan bahwa konflik ini bisa menjadi pengingat tentang pentingnya menjaga kepercayaan dalam rumah tangga.
Meski begitu, tidak sedikit pula yang berharap agar cerita segera memberi kejelasan dan penyelesaian yang adil.
Episode 90 ini memang berhasil memainkan emosi banyak orang karena konflik yang terasa nyata dan menyentuh sisi sensitif keluarga.
Dengan alur yang semakin panas, penonton kini dibuat penasaran bagaimana nasib hubungan para tokohnya ke depan.
(Penulis: Algifari)