Bacaan Niat Sholat Tarawih Lengkap Beserta Tata Cara Dan Keutamaannya Di Bulan Ramadan

COMPLEATTHOUGHT.COM – Memasuki bulan Ramadan, sholat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang paling dinanti oleh umat Muslim.

Ibadah sunnah ini hanya dikerjakan pada malam hari selama bulan suci ramadan dan memiliki keutamaan besar.

Sholat Tarawih dilaksanakan setelah sholat Isya hingga menjelang waktu sahur. Umumnya, umat Islam mengerjakannya secara berjamaah di masjid selepas sholat Isya Berjamaah, meski tetap sah jika dilakukan sendiri di rumah.

Sebelum melaksanakan Tarawih, umat Muslim perlu mengetahui bacaan niatnya. Niat menjadi bagian penting karena termasuk rukun dalam sholat.

Niat sholat Tarawih sebenarnya cukup dibaca dalam hati sebelum takbiratul ihram. Namun, banyak orang melafalkannya untuk membantu menghadirkan kekhusyukan saat beribadah.

Berikut bacaan niat sholat Tarawih dua rakaat sebagai makmum:

“Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini ma’muman lillahi ta‘ala.”

Artinya, “Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Jika menjadi imam, niatnya berbunyi:

“Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini imaman lillahi ta‘ala.”

Artinya, “Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Sedangkan jika dikerjakan sendiri, niatnya adalah:

“Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini lillahi ta‘ala.”

Artinya, “Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Jumlah rakaat sholat Tarawih umumnya dikerjakan 8 atau 20 rakaat. Perbedaan jumlah tersebut memiliki dasar masing-masing dalam pendapat ulama dan tetap dianggap sah.

Setiap dua rakaat ditutup dengan salam. Setelah rangkaian Tarawih selesai, biasanya dilanjutkan dengan sholat Witir sebagai penutup ibadah malam Ramadan.

Keutamaan sholat Tarawih disebutkan dalam berbagai hadis. Salah satunya menjelaskan bahwa siapa yang melaksanakan qiyam Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Selain bernilai ibadah, Tarawih juga mempererat kebersamaan umat. Suasana masjid yang penuh jamaah menciptakan nuansa Ramadan yang hangat dan penuh semangat.

Bagi yang tidak dapat ke masjid, Tarawih tetap bisa dilakukan di rumah bersama keluarga. Yang terpenting adalah niat yang tulus dan pelaksanaan sesuai tuntunan.

Memahami niat sholat Tarawih menjadi langkah awal sebelum menjalankannya. Dengan niat yang benar dan hati yang ikhlas, ibadah di bulan Ramadan diharapkan semakin bermakna dan membawa keberkahan.

Momentum Tarawih juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa dan introspeksi diri. Di sela-sela rakaat, banyak jamaah memanfaatkan kesempatan ini untuk memohon ampunan dan keberkahan selama bulan Ramadan.

 

(Penulis: Fitria Nova)

Leave a Comment