COMPLEATTHOUGHT.COM – Tren edit foto menggunakan prompt AI kembali ramai di media sosial, kali ini dengan konsep pria Indonesia bergaya bad boy tahun 1998.
Nuansa retro yang kuat membuat banyak orang langsung tertarik mencoba gaya klasik yang dulu sempat populer di era 90-an.
Gaya ini identik dengan jaket denim oversized, kaos hitam polos, serta kacamata hitam bulat vintage yang memberikan kesan misterius.
Rambut yang sedikit berantakan khas 90-an juga menjadi detail penting untuk memperkuat karakter maskulin.
Banyak pengguna membagikan prompt yang digunakan untuk menghasilkan foto estetik tersebut. Salah satu prompt yang viral adalah sebagai berikut:
“Potret pria Indonesia bergaya bad boy tahun 1998, memakai jaket denim oversized, kaos hitam, kacamata hitam bulat vintage, rambut agak berantakan khas 90-an, bersandar di dinding bata tua, suasana urban klasik, pencahayaan dramatis lembut, tone warna hangat seperti film Kodak 90-an, efek debu tipis dan grain halus, nuansa nostalgia, pose santai tapi berkarisma, detail kulit natural, hasil realistis seperti pemotretan editorial majalah tahun 1998.”
Prompt tersebut dinilai cukup detail sehingga hasil gambar yang dihasilkan AI terlihat realistis dan tidak berlebihan.
Efek tone hangat serta grain halus khas kamera analog membuat foto terasa seperti hasil cetakan kamera film lama.
Latar dinding bata tua dan suasana urban klasik semakin memperkuat kesan era 1998.
Ditambah pencahayaan dramatis lembut, hasil akhirnya terlihat seperti foto editorial majalah remaja di masa itu.
Tren ini menarik perhatian karena memberikan sentuhan nostalgia yang kuat.
Banyak yang merasa gaya 90-an memiliki karakter lebih “hidup” dibandingkan tren foto modern yang cenderung clean dan minimalis.
Tidak sedikit pula yang menggunakan hasil edit ini sebagai foto profil atau konten media sosial. Aura bad boy klasik dianggap memberikan kesan percaya diri, dewasa, dan tetap stylish.
Fenomena ini menunjukkan bahwa tren fashion memang selalu berputar.
Dengan bantuan teknologi AI, gaya lama bisa kembali populer dan dinikmati generasi sekarang dengan cara yang lebih praktis.
Prompt AI bad boy 1998 ini pun diprediksi masih akan ramai digunakan dalam beberapa waktu ke depan.
Perpaduan nostalgia dan teknologi modern sukses menciptakan visual yang unik dan menarik perhatian.
Selain itu, tren ini juga membuka ruang kreativitas baru bagi pengguna yang ingin mengeksplorasi identitas visual mereka.
Dengan hanya menambahkan deskripsi yang detail dan spesifik, siapa pun kini bisa memiliki potret bergaya majalah 90-an tanpa harus melakukan pemotretan profesional.
(Penulis: Algifari)