COMPLEATTHOUGHT.COM – Bulan Ramadan selalu menjadi momen yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Salah satu ibadah yang paling identik dengan Ramadan adalah sholat Tarawih yang dikerjakan setelah sholat Isya.
Meski terlihat sederhana, ternyata masih banyak yang ragu atau lupa dengan bacaan niat sholat Tarawih, baik saat dikerjakan sendiri maupun berjamaah.
Padahal, niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah karena menjadi penentu sah atau tidaknya suatu amalan.
Sholat Tarawih sendiri hukumnya sunnah muakkad atau sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah, termasuk mendirikan sholat malam seperti Tarawih.
Bagi yang melaksanakan sholat Tarawih sendirian di rumah, berikut bacaan niat yang bisa dibaca sebelum takbiratul ihram:
Niat Sholat Tarawih Sendiri (Munfarid)
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Sementara itu, jika sholat Tarawih dilakukan secara berjamaah di masjid sebagai makmum, maka niatnya sedikit berbeda. Tambahan kata “ma’muman” menjadi pembeda dalam niat tersebut.
Niat Sholat Tarawih Berjamaah (Sebagai Makmum)
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini ma’muman lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Sedangkan bagi yang menjadi imam, niatnya juga menyesuaikan dengan peran dalam jamaah.
Niat Sholat Tarawih Berjamaah (Sebagai Imam)
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini imaman lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Sholat Tarawih biasanya dikerjakan sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat, tergantung kebiasaan di masjid masing-masing.
Setelah itu, ibadah ditutup dengan sholat Witir sebagai penyempurna sholat malam di bulan Ramadan.
Perlu diketahui, perbedaan jumlah rakaat bukanlah sesuatu yang perlu diperdebatkan.
Para ulama sepakat bahwa keduanya memiliki dasar dan tetap sah selama dilakukan dengan niat yang benar dan tata cara yang sesuai.
Ramadan menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak amal ibadah dan memperbaiki diri.
Dengan memahami bacaan niat sholat Tarawih secara tepat, diharapkan umat Muslim bisa menjalankannya dengan lebih khusyuk dan tenang tanpa rasa ragu.
Jangan sampai momen Ramadan terlewat begitu saja hanya karena lupa bacaan niat. P
astikan memahami dan mengamalkannya agar ibadah semakin sempurna dan penuh keberkahan.
Semoga Ramadan tahun ini membawa ampunan, ketenangan, serta pahala yang berlipat ganda bagi kita semua.
(Penulis: Algifari)