COMPLEATTHOUGHT.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali mengalami kenaikan signifikan pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Berdasarkan data terbaru, harga emas Antam 24 karat naik sekitar Rp50.000 per gram dan kini berada di level Rp2.954.000 per gram.
Kenaikan ini sekaligus menjadi salah satu pergerakan harga tertinggi dalam beberapa waktu terakhir setelah sebelumnya sempat mengalami perubahan.
Penguatan harga emas terlihat merata pada berbagai ukuran pecahan yang tersedia di pasaran.
Untuk pecahan terkecil 0,5 gram, harga tercatat berada di kisaran Rp1.527.000.
Sementara itu, pecahan 1 gram menjadi acuan utama investor ritel karena dianggap lebih fleksibel untuk investasi jangka panjang maupun Tabungan.
Adapun pecahan yang lebih besar seperti 5 gram dan 10 gram juga ikut mengalami penyesuaian harga, dengan nilai yang terus mengikuti tren kenaikan global logam mulia.
Pada ukuran menengah hingga besar, harga emas semakin menunjukkan nilai investasi yang signifikan.
Pecahan 25 gram hingga 100 gram biasanya menjadi pilihan para kolektor dan investor berpengalaman karena menawarkan selisih harga yang lebih efisien per gram.
Bahkan untuk pecahan 1 kilogram, nilai jualnya kini mendekati angka Rp3 miliar, menegaskan posisi emas sebagai salah satu aset lindung nilai yang kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kenaikan harga emas ini menunjukkan tren positif di pasar logam mulia, sekaligus menjadi perhatian para investor yang memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah fluktuasi ekonomi.
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam tercatat bergerak pada rentang Rp2,65 juta hingga Rp2,95 juta per gram yang mana bisa memberikan investor keuntungan maksimal jika membeli emas tersebut dalam harga yang belum melambung tinggi.
Dengan tren kenaikan yang terjadi saat ini, emas Antam kembali menjadi sorotan sebagai instrumen investasi yang menarik.
Bagi masyarakat yang berencana membeli logam mulia, akhir pekan ini bisa menjadi momentum penting untuk mempertimbangkan langkah investasi.
Namun tetap diperlukan perencanaan yang matang agar keputusan yang diambil sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjang.
Meski demikian, para pengamat mengingatkan bahwa harga emas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Oleh karena itu, calon pembeli disarankan untuk memantau pergerakan harga secara rutin sebelum mengambil keputusan transaksi.
Strategi pembelian secara bertahap atau dollar cost averaging juga sering dianjurkan bagi investor yang ingin meminimalkan risiko fluktuasi harga.
(Penulis: Algifari)