COMPLEATTHOUGHT.COM – Pemerintah Indonesia resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 pada Kamis (22/01/2026), sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional agar mampu bersaing di level global.
Program beasiswa yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini kembali menjadi salah satu instrumen utama negara dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, baik di dalam maupun luar negeri.
Pada tahun 2026, pemerintah menyediakan total 5.750 kuota beasiswa yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana hingga doktor spesialis, dengan fokus pada bidang-bidang prioritas pembangunan nasional.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa LPDP bukan sekadar program bantuan pendidikan, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung generasi muda agar bisa berkontribusi lebih besar bagi Indonesia.
“Kami ingin memastikan negara hadir dalam setiap langkah anak bangsa yang ingin maju. Program LPDP secara konsisten terus melahirkan talenta unggul. Untuk tahun ini, kami menargetkan 5.750 penerima beasiswa baru,” ungkap Brian, dikutip dari keterangan resmi.
Ia menyebutkan bahwa setiap tahun Indonesia meluluskan sekitar 1,7 juta sarjana dari beragam disiplin ilmu, sehingga diperlukan sistem pembinaan yang terarah agar potensi besar tersebut selaras dengan kebutuhan industri dan pembangunan nasional.
Menurut Brian, LPDP secara konsisten telah melahirkan talenta unggul dari berbagai sektor, mulai dari sains dan teknologi hingga sosial dan humaniora, yang kini berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.
Untuk tahun ini, alokasi kuota Beasiswa LPDP 2026 dibagi ke dalam beberapa skema utama yang dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik pembangunan.
- Sebanyak 1.000 kuota dialokasikan untuk Beasiswa Garuda jenjang sarjana (S1), yang ditujukan bagi lulusan SMA atau sederajat dengan potensi akademik unggul.
- Sebanyak 4.000 kuota disiapkan untuk jenjang magister (S2) dan doktor (S3), terutama pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta bidang strategis lainnya.
- Pemerintah juga menyediakan 750 kuota khusus untuk program doktor spesialis bagi tenaga profesional yang ingin memperdalam keahlian tertentu.
Seluruh skema Beasiswa LPDP 2026 diselaraskan dengan agenda pembangunan nasional Asta Cita, terutama dalam memperkuat sektor strategis penopang pertumbuhan ekonomi dan daya saing industri.
Dari sisi persyaratan umum, pendaftar wajib berstatus Warga Negara Indonesia dan memenuhi batas usia maksimal, yakni 35 tahun untuk jenjang magister dan 40 tahun untuk jenjang doktor.
Secara akademik, pendaftar S2 harus memiliki IPK minimal 3,00, sementara pendaftar S3 diwajibkan memiliki IPK minimal 3,25 dari perguruan tinggi terakreditasi.
Kemampuan bahasa Inggris juga menjadi syarat penting, dengan ketentuan TOEFL iBT minimal 80 untuk S2 dan 94 untuk S3, TOEFL ITP minimal 500 untuk studi dalam negeri, atau IELTS dengan skor 6,0 hingga 6,5.
Dokumen yang wajib disiapkan meliputi identitas diri, dokumen akademik, sertifikat bahasa, surat rekomendasi, serta Letter of Acceptance (LoA) yang bersifat opsional pada tahap awal seleksi.
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswalpdp.kemenkeu.go.id dengan tahapan pembuatan akun, pengisian data, unggah dokumen, dan penulisan esai.
Mengacu pada pola tahun-tahun sebelumnya, proses seleksi LPDP umumnya dibagi ke dalam dua tahap, yakni Tahap 1 pada Januari–Februari dan Tahap 2 pada Juni–Juli.
Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak talenta muda Indonesia yang lahir, berkembang, dan kembali berkontribusi untuk kemajuan bangsa secara berkelanjutan.