COMPLEATTHOUGHT.COM – Infinix kembali meramaikan pasar smartphone 2026 dengan menghadirkan Infinix Note Edge, sebuah perangkat yang langsung mencuri perhatian karena membawa konsep ponsel tipis namun tetap berani di sektor baterai dan performa.
Di tengah tren ponsel ramping yang sering kali harus berkompromi pada daya tahan, Infinix Note Edge justru tampil sebagai penantang stigma lama bahwa bodi tipis identik dengan baterai kecil dan performa pas-pasan.
Dari kesan pertama pemakaian, desain menjadi magnet utama. Ketebalan hanya sekitar 7,2 mm dengan bobot di kisaran 180 gram membuat ponsel ini terasa ringan, seimbang, dan nyaman digenggam untuk aktivitas harian.
Finishing bodinya terlihat rapi dan tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari, sementara modul kamera belakang tampil menonjol dengan desain yang sudah familiar, namun tetap terlihat modern untuk segmen harga Rp3 jutaan.
Keberadaan sertifikasi IP65 juga menjadi nilai tambah, memberi perlindungan terhadap debu dan cipratan air ringan, meski tentu bukan untuk penggunaan ekstrem seperti direndam air.
Sektor layar menjadi salah satu kekuatan utama Infinix Note Edge. Panel AMOLED beresolusi 1,5K menyajikan tampilan yang tajam dan nyaman untuk menonton video maupun scrolling dalam waktu lama.
Dengan tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nits, layar tetap terbaca jelas di bawah sinar matahari langsung, sebuah keunggulan yang jarang ditemui di kelasnya.
Mode warna original menawarkan akurasi yang baik dengan cakupan sRGB yang hampir penuh, cocok untuk edit foto ringan, sementara mode bright memberikan tampilan lebih hidup untuk hiburan.
Dari sisi dapur pacu, Infinix membekali Note Edge dengan chipset MediaTek Dimensity 7100 berbasis fabrikasi 6 nm yang mengutamakan efisiensi daya.
Skor AnTuTu di kisaran 760 ribuan menunjukkan performa yang solid untuk kebutuhan harian, ditambah penggunaan storage UFS 2.2 yang membuat buka aplikasi terasa responsif.
Untuk gaming, judul populer seperti Mobile Legends dan PUBG dapat dijalankan dengan stabil, sementara game berat sekelas Genshin Impact masih playable di setelan rendah dengan kompromi frame rate.
Manajemen suhu juga tergolong baik untuk ponsel setipis ini, dengan suhu berkisar di awal 40 derajat setelah sesi gaming berat, masih terasa hangat namun tidak mengganggu.
Efisiensi daya menjadi kejutan utama. Baterai berkapasitas 6.500 mAh terbukti irit, di mana bermain game selama 30 menit hanya menguras sekitar 4 persen daya.
Pengisian ulang dari nol hingga penuh memakan waktu sekitar 1 jam 17 menit, bukan yang tercepat, tetapi masih masuk akal mengingat kapasitas baterainya yang besar.
Fitur bypass charging turut disematkan untuk menjaga suhu tetap stabil saat bermain game sambil mengisi daya.
Di sektor kamera, Infinix Note Edge tidak menempatkan diri sebagai ponsel kamera. Sensor utama 50 MP mampu menghasilkan foto tajam di kondisi cahaya cukup dengan warna kulit yang natural.
Ketiadaan kamera ultrawide dan OIS membuat pengguna perlu tangan yang stabil, sementara kamera depan 13 MP menawarkan kualitas selfie yang lebih natural dibanding generasi sebelumnya.
Sistem operasi XOS 16 tampil lebih segar dengan animasi halus dan desain modern, ditambah janji pembaruan OS dan keamanan hingga tiga tahun yang jarang ditemui di lini Infinix sebelumnya.
Beberapa fitur berbasis AI juga hadir untuk membantu produktivitas ringan seperti pencatatan dan penulisan singkat.
Spesifikasi Utama Infinix Note Edge:
-
Layar AMOLED 1,5K, peak brightness 4.500 nits
-
MediaTek Dimensity 7100 (6 nm)
-
RAM dan storage UFS 2.2
-
Baterai 6.500 mAh
-
Fast charging ±1 jam 17 menit + bypass charging
-
Kamera utama 50 MP, kamera depan 13 MP
-
Video hingga 2K 30 fps
-
XOS 16 dengan update 3 tahun
-
Speaker stereo tuning JBL
-
NFC, fingerprint di layar, IR Blaster
-
Sertifikasi IP65
-
Ketebalan 7,2 mm, bobot ±180 gram
Dengan harga sekitar Rp3.499.000, Infinix Note Edge menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan ponsel tipis, baterai awet, layar super terang, dan performa harian stabil tanpa perlu repot membawa powerbank.