COMPLEATTHOUGHT.COM – Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD dan SMP resmi dibuka dan langsung menjadi perhatian banyak sekolah serta orang tua karena hasil tes ini dinilai punya peran strategis dalam memetakan kemampuan belajar siswa sejak dini.
Meski bersifat opsional dan tidak menentukan kelulusan, TKA tetap dianggap penting karena nilainya dapat dimanfaatkan sebagai pendukung jalur prestasi dalam proses seleksi pendidikan di tahap berikutnya.
Melalui TKA, siswa bisa mendapatkan gambaran objektif tentang kemampuan akademik mereka, terutama pada tiga mata pelajaran utama yang diujikan, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
Ketiga mata pelajaran tersebut dipilih karena dianggap mewakili kemampuan numerasi, literasi, serta komunikasi dasar yang menjadi fondasi pembelajaran di jenjang selanjutnya.
Bagi sekolah, hasil TKA tidak sekadar angka, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk memetakan kekuatan dan kebutuhan belajar siswa secara lebih rinci dan terukur.
Dengan pemetaan tersebut, sekolah dapat menyusun strategi pembelajaran yang lebih tepat sasaran, termasuk pemberian pendampingan bagi siswa yang membutuhkan penguatan di bidang tertentu.
Perlu diperhatikan, proses pendaftaran TKA 2026 tidak bisa dilakukan secara mandiri oleh siswa maupun orang tua karena seluruh tahapan administrasi wajib difasilitasi oleh pihak sekolah.
Sekolah melalui operator resmi bertugas memastikan data siswa valid, lengkap, dan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan kendala saat pelaksanaan ujian.
Secara umum, alur pendaftaran TKA 2026 SD dan SMP dilakukan melalui beberapa tahap administratif yang harus diikuti secara berurutan.
Tahapan pendaftaran TKA 2026 meliputi:
-
Siswa mengisi surat pernyataan kesediaan mengikuti TKA yang kemudian ditandatangani oleh orang tua atau wali.
-
Siswa melengkapi formulir pendaftaran dan menyerahkan pas foto terbaru kepada pihak sekolah.
-
Sekolah menyusun dan menerbitkan Daftar Nominasi Sementara (DNS).
-
Siswa melakukan pengecekan data pada DNS dan menandatangani apabila data sudah benar.
-
Sekolah membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan menetapkan Daftar Nominasi Tetap (DNT).
-
Setelah seluruh proses rampung, siswa dinyatakan resmi terdaftar sebagai peserta TKA.
Selain pendaftaran, pemerintah juga menyediakan fasilitas simulasi TKA yang bisa diikuti oleh seluruh siswa secara gratis sebagai sarana latihan sebelum ujian resmi.
Simulasi ini dirancang menyerupai kondisi ujian sesungguhnya agar siswa terbiasa dengan format soal, sistem pengerjaan, serta manajemen waktu.
Untuk mengikuti simulasi TKA, siswa dapat mengakses laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan dan mengikuti langkah-langkah yang telah disediakan secara daring.
Adapun jadwal penting TKA 2026 SD dan SMP telah ditetapkan dengan rentang waktu yang cukup panjang agar sekolah dan siswa bisa mempersiapkan diri secara optimal.
Pendaftaran TKA dijadwalkan berlangsung pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026, dilanjutkan dengan simulasi TKA SMP pada 23 Februari sampai 1 Maret 2026.
Simulasi TKA untuk jenjang SD akan digelar pada 2 hingga 8 Maret 2026, kemudian dilanjutkan dengan gladi bersih untuk SD dan SMP pada 9–17 Maret 2026.
Pelaksanaan TKA SMP dijadwalkan pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD akan berlangsung pada 20–30 April 2026.
Dengan persiapan yang matang melalui simulasi dan pemahaman alur pendaftaran, siswa diharapkan mampu memperoleh hasil TKA yang optimal.