COMPLEATTHOUGHT.COM – Irfan Hakim tebar ikan koi di Situ Cipanten Majalengka. Kehadiran Artis terkenal pemilik aviari terbesar di Indonesia tersebut mengundang perhatian warga.
Irfan Hakim hadir bersama pegiat ikan Koi Indonesia, Hartono Sukwanto di Situ Cipanten, Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang.
Kehadiran mereka menyedot ribuan warga untuk datang dan memadati lokasi tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Irfan Hakim dan Hartono Sukwanto didampingi Bupati Majalengka Eman Suherman menebarkan sekitar 2.000 ekor benih ikan koi berkualitas premium ke dalam perairan Situ Cipanten.
Baca juga: Wakil Walikota Cirebon Sumbangkan Gaji untuk Bantu Rumah Ambruk
Langkah tersebut sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem air tawar yang alami dan bernilai ekologis tinggi.
Irfan Hakim sempat mengatakan, ikan koi yang disebarkannya itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
Sementara Direktur BUMDes Karya Mekar sekaligus pengelola utama Situ Cipanten, Yosep Hendrawan menyambut baik kolaborasi itu.
Alasan kenapa Situ Cipanten yang dipilih menjadi lokasi kegiatan, karena lokasi tersebut memiliki tujuh sumber mata air yang sangat jernih dan tidak pernah kering meski di musim kemarau. Sehingga sangat ideal untuk pertumbuhan ikan koi.
Baca juga: Mengalami Kenaikan Harga, Berikut Update Lengkap Harga Emas Antam Logam Mulia Per Rabu (07/01)
“Penebaran benih sebagai langkah konservasi dan edukasi bagi masyarakat sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, Alhamdulilah sepanjang tahun 2025 ini tercatat ada sekitar 165.000 pengunjung yang datang ke Situ Cipanten,” jelasnya.
Sementara Bupati Majalengka Eman Suherman menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap hal tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem dan kelestarian alam serta mampu mengungkit jumlah kunjungan wisata ke Majalengka. Pihaknya sangat optimis jika kunjungan wisata ke Majalengka akan terus meningkat.
Sementara dari pantauan di lapangan, kehadiran Irfan Hakim mampu menghipnotis ribuan warga untuk memadati Situ Cipanten.
Hal itu bisa dilihat dari membeludaknya pengunjung di lokasi kegiatan, bahkan akses lalu lintas terutama dari jalur Desa Salagedang menuju Desa Gunung Kuning padat merayap.
Baca juga: Emas Cetak Rekor di 2025, Bagaimana Perkiraan Harga Emas Tahun 2026?
Begitu juga akses jalan penghubung lainya via Rajagaluh, Pajajar, dan Gunung Kuning mengalami kepadatan.